Theresita: Jalan Sunyi untuk PulangTerlambat aku membuka telingaterlambat aku mengarahkan pandanganlamban aku mengulurkan tanganberat aku melangkahkan kaki…Jalan yang kau lalui terlalu sunyitapakanmu bertabur onak duriengkau lelah berjalan dalam k…
Continue ReadingDrama: Belum.... tapi…SudahDi pintu masuk menuju panggung aku bertemu dua orang berpenampilan samarmirip terlihat dalam penampilan wajah dengan makeup yang disengajaSiapakah kamu?‘saya belum… saya sudah’mereka menjawab hampir bersamaanaku hanya berg…
Continue ReadingIntegritas yang TerbuangAku terburu-buru turun dari mikroletmenyeberangi persimpangan yang saban pagi macetsemua orang terlalu bergegas mengejar mataharibanyak yang tak sabar selalu ingin mendahuluiSetengah berlari di pinggiran trotoaryang hilang se…
Continue ReadingJalan Sunyi Sang PenaburDia menggenggam cita dan impiansebagai benih yang hendak ditabur dalam perjalananhamparan tak berbatas dengan cerita yang sulit ditebakyang hanya diberi nilai saat bergumul dengannya…Dia merunduk sebentar melihat tempatnya be…
Continue ReadingHarga Sebuah PanggilanAku membuka acak buku bernama Alkitabsebuah kalimat menarik perhatian‘banyak yang dipanggil sedikit yang dipilih’aku berhenti sejenak dengan sepotong rasa ‘insecure’apakah aku termasuk ‘yang dipilih?’Aku mencoba menemukan kata …
Continue ReadingBerebut WarisanTiga bersaudara mengelilingi sebuah mejaterbuat dari kayu, lapuk termakan usiapemilik kepala meja telah lama pergisahabatnya masih setia dengan anyaman daun lontarduduk membungkuk di ujung bale-bale dapurmelenturkan jemari yang keripu…
Continue Readingyang Muda, yang Sunyi, yang Mati…?Aku memulai dengan harapanmengawali langkah dengan optimisbertekad menaklukan jalananberambisi mencapai tujuan…Aku muda yang tak kenal lelahmengenyampingkan keraguan dan bayang ketakutanuntuk tetap berdiri kokoh di …
Continue Reading
Sosial Media