![]() |
| foto: Tanjung Redep - Kaltara 2024 |
Drama: Belum.... tapi…Sudah
Di pintu
masuk menuju panggung
aku
bertemu dua orang berpenampilan samar
mirip
terlihat dalam penampilan
wajah dengan
makeup yang disengaja
Siapakah
kamu?
‘saya
belum… saya sudah’
mereka
menjawab hampir bersamaan
aku hanya
bergumam ‘hmm?’
kebingungan
yang terungkap dengan singkat
Di atas
panggung:
‘Belum’
terlihat lebih santun
kata-kata
yang terungkap lebih terukur
ada
batasan yang wajib dijaga
ia
menunjukan bahwa ia baru memulai ‘sesuatu’
mimiknya
menampakan kejujuran yang diatur
meyakinkan
diri bahwa ia layak dipercaya
bahwa semua
baru kembali dimulai…
tapi ia
lupa mengendalikan satu hal
ia
terlalu cepat menggambar realitas yang disembunyikan
dalam bahasa
tubuh yang canggung…
‘Sudah’
tampil lebih narsistik
memakai makeup
yang lebih terang menarik perhatian
ia dapat
mengubah cerita sesuai gerak pikirannya
dengan
mudah meramu alur cerita dan gestur
nampaknya
ia telah belajar bagaimana menguasai panggung…
Sejak
‘belum’ tampil dengan percaya diri yang miskin
‘sudah’
adalah sebuah rahasia yang disepakati dibelakang layar
‘sudah’
tak lagi mengenal diskusi
ia tak
peduli pada data dan fakta yang perlu dikaji
mungkin
ia cemas pada kritik dan perdebatan
tidak
siap untuk argumen yang mempertanyakan
keyakinan
takut
pada realitas yang terlalu nyata menampakan keaslian
‘Belum’ tapi
‘sudah’ adalah wajah lain dari ambisi sekaligus rasa nyaman
keraguan
menjadi tanya yang kehilangan nalar
dari
pencarian dalam realitas
yang membutuhkan
jawaban yang terang
alur cerita
yang tidak dimanipulasi
tegap
dari sebuah pilihan dengan konsekuensi
‘belum
tapi sudah’ adalah wajah lain dari keengganan berpikir
makeup menutup sebagian ‘kekurangan’
sambil
berharap tidak ada yang mengomentari apalagi menggugat
Di atas
panggung ‘belum tapi sudah’ adalah drama
yang dipentaskan dengan aktor rada-rada’npd’
berharap
semua yang menonton bertepuk tangan
meriah
dengan acungan jempol…
sebuah
mahakarya yang dipertontonkan dengan ‘kemunafikan’.
Ya.
Drama: belum tapi sudah…
dili, 05 september 2026
claudia karangora, cij

0 Komentar