![]() |
Taat: antara Nyaman
dan Cinta
Menolak lupa pada rintihNya di taman getsemani
‘…bukan kehendakKu tapi kehendakMu…’
antara nyaman dan cinta…
aku terlanjur pada cerita sukses penuh drama
tutur bibir sebanyak ingin tuk
rebut pengakuan
merayu teman lantunkan syair
bernada menghasut
aku tak sadar topeng yang dipakai tak
lagi berguna
merebut kembali kejujuran adalah
sebuah kekalahan
antara nyaman dan cinta…
buka telinga kiri dan kanan
adil mendengarkan tanpa memilah
menjaga tiap tutur dengan bijak
karena tiap keputusan adalah buah
integritas
agar bukan perbantahan yang dituai akhir hari
aku bergulat dalam hening dan
karya
merebut kehendakMu jadi pilihan
bebas
kebenaran tak mungkin menyerah
walau menempuh jalan terjal dan
pengkhianatan
biar ketaatan itu mengalir bagai
sungai
melentur indah tanpa terpasung
gemercikan sukacita dalam perjalanan
merawat asa yang tak boleh
menggenang
sebab hati yang gembira itu taat
yang tulus
kehendakMu bukan kehendakku…
mof.10.07.24.

6 Komentar
Terjadilah padaku menurut KehendakMU😅refleksi yg sngat mendalam.... tks Clau..
BalasHapusterima kasih kk Dani...tetaplah mengalir sejauh muara ditemukan...
HapusTerharu na..."Kataatan di atas segalanya" Tuhan telah menyiapkan...😍
BalasHapushehehe arahnya ke 'dominan...'
BalasHapusMendalam sekali kaka😇
BalasHapusTerima kasih ina...tetaplah mengalir...
Hapus