Taat: antara Nyaman dan Cinta

 




Taat: antara Nyaman dan Cinta

 

Menolak lupa pada rintihNya di taman getsemani

‘…bukan kehendakKu tapi kehendakMu…’

 antara nyaman dan cinta…

 

aku terlanjur  pada cerita sukses penuh drama

tutur bibir sebanyak ingin tuk rebut pengakuan

merayu teman lantunkan syair bernada menghasut

aku tak sadar topeng yang dipakai tak lagi berguna

merebut kembali kejujuran adalah sebuah kekalahan

antara nyaman dan cinta…

 

buka telinga kiri dan kanan

adil mendengarkan tanpa memilah

menjaga tiap tutur dengan bijak

karena tiap keputusan adalah buah integritas

agar bukan perbantahan  yang dituai akhir hari

 

aku bergulat dalam hening dan karya

merebut kehendakMu jadi pilihan bebas

kebenaran tak mungkin menyerah

walau menempuh jalan terjal dan pengkhianatan

 

biar ketaatan itu mengalir bagai sungai

melentur indah tanpa terpasung

gemercikan sukacita dalam perjalanan

merawat asa yang tak boleh menggenang

 

sebab hati yang gembira itu taat yang tulus

kehendakMu bukan kehendakku…


mof.10.07.24.


Posting Komentar

6 Komentar

  1. Terjadilah padaku menurut KehendakMU😅refleksi yg sngat mendalam.... tks Clau..

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih kk Dani...tetaplah mengalir sejauh muara ditemukan...

      Hapus
  2. Terharu na..."Kataatan di atas segalanya" Tuhan telah menyiapkan...😍

    BalasHapus