Menghitung Jumlah Menakar Kualitas

 



Menghitung Jumlah Menakar Kualitas

 

Aku tak perlu kalkulator

untuk menghitung jumlah usia

tak perlu mesin pengukur

untuk menakar  tarikan nafas yang sering tak disadari

 

Aku terjebak dalam rutinitas tanpa ujung

aku terpasung dalam jumlah waktu yang dipaket dengan bayaran

aku terkurung dalam rentangan masa mengejar sukses dan popularitas

aku terperangkap dalam rentetan pertemuan

untuk menorehkan perdebatan yang akan diakhiri dengan pembiaran

aku terikat pada janji manis merengkuh cinta

dengan lembaran uang dan hadiah tanpa merek

 

Rasa nyamanku terpenuhi dengan jumlah pengikut

yang dibentuk hanya untuk mengangguk tanpa daya kritis

rasa bangga yang hanya diisi dengan gelar atau label intelektual

dengan arogansi tentang kepintaran tanpa kecerdasan emosional

lebih berpihak pada yang lihai mencari muka dan rajin mencuci tangan

kesempatan dikendalikan rasa suka tidak suka senang tidak senang

dikenyangkan oleh  rasa lapar akan pengakuan 

kemunafikan yang dipertontonkan tanpa ragu

dan persaudaraan yang terlalu sering ditumpangi kepentingan

 

Aku hanya perlu ruang sunyi

aku membutuhkan jalanan yang lengang

mendambakan waktu dalam kesendirian

lalu dengan jujur bercerita dengan diri

dalam bahasa sederhana dan langkah  yang membumi

 

Biar aku memilih helai helai waktu dengan lebih berkesadaran

menakar kualitas karya dengan lebih jernih dan berkeadilan

menggelontorkan waktu dengan lebih bernilai

menghitung jumlah usia dengan kebijaksanaan

memberi dengan pemahaman dan ketulusan

bahwa keberlimpahan  hanya ada dalam cara memberi

 

Biar hadirku tidak sekedar penuhi kuota

biar keberadaanku memberi kualitas pada kebersamaan

yang dimulai dengan kemampuan menakar kualitas diri…

 

Menghitung jumlah menakar kualitas…


Posting Komentar

0 Komentar