| foto. lewoleba.25.03.2017 |
Itu Roti, Bagilah…
Aku pernah mendengar kisah leluhur
tentang roti yang turun dari langit
tentang gaya nomaden penuh harapan
menantang bahaya saling melindungi
Kini… aku hidup dalam kontrak sosial denganmu
merakit individualisme membangun batasan
aku boleh berkoar tentang kepincangan tanpamu
tapi persatuan kita adalah campuran dengan kepentingan diri
Kita sama berjuang untuk mendapat roti terbaik
namun dibelakang tirai kita saling berebut sesuai porsi ego
kita rajin mengumpulkan dengan judul yang sama
tapi dibelakang meja kita berebut tinta menorehkan nama
kita sama berjuang dengan kibaran bendera yang sama
tapi di jalanan kita berebut jalur bersaing mendahului
saling menggesek saling menjatuhkan
dengan roda kebohongan yang terlalu cepat mengempis
Jujurlah…
kita hanya mencari roti
mungkin hanya untuk mengobati rasa lapar di perut
roti yang membuat kita lebih lama menarik nafas pinjaman
Kita lupa memberi makna pada roti
Roti yang memberi makan spiritual kita
Roti yang terberi dengan kemurahan hati
Roti yang membuat kita menarik nafas dengan kesadaran
Hingga kita tak perlu lagi lapar pengakuan…
Itu roti, bagilah…
***
dili.timor leste. 11.08.24
0 Komentar