Konstitusi: Bajak dan Hati

 


Konstitusi: Bajak dan Hati

 

Engkau lahir dari tradisi dan pergulatan

dalam tutur sejarah dan carikan kertas masa lampau

dalam moral etika dan apa kata hukum

 

Jemari menarikan pena dalam lembah keheningan dan refleksi

menggurat tiap diksi di atas polos lembaran kertas

harap bukan sekedar kejar target…

 

Bajak itu mengolah batin dan nalar

memahami tajamnya kata ditiap nomor

merasakan  pesan bagai benih yang unggul

harap bukan sekedar untaian kata gambaran intelektualitas

apalagi tertutup bagi pikiran kritis dan gerak perubahan

 

Aku tak  mau lupa sejarah

dan nama yang kusandang dengan integritas

ego dan ambisi harusnya telah selesai oleh kedewasaan rohani

dan kini berbajuzirahkan kecerdasan spiritual

 

Visi itu jadi penunjuk kemana harus melangkah

dan misi yang mendorongku pergi merambah realitas dunia

berbekal kompetensi intelektual dan kecerdasan emosional

 

Temukan mereka yang tersingkir moral dan materi

kaum yang dianggap rendah oleh kasta peradaban

perempuan dan anak  korban nafsu dan kerakusan

terperangkap dalam remang-remang kehidupan kota

terbuang di pinggiran gelap kampung perantauan

 

aku turun untuk mengumpulkan yang patah

aku pergi untuk menemukan yang terpojok

membawa pulang  pulihkan martabat

 

Aku tak mau  berlalu begitu saja dalam kibasan jubah bersih putih

bersembunyi dalam balutan ritual  dan aturan membelenggu

dengan kebanggaan amatir tentang sukses kerasulan yang dipelintir…

 

***                                                      

lewoleba, 22 Juni 2024


Posting Komentar

0 Komentar