Natal Nomaden

 

Foto: Internet


Natal Nomaden

 

Dia turun dari Takhta

Dia pergi dari Istana

Dia tinggalkan Kerajaan

 

Dia turun…

singgah di Rahim Perawan sederhana

lelaki tulus bertanggung jawab

 

Penolakan untuk tempat yang layak

kandang, palungan tempat pertama

sunyi malam ditemani temaran lentera

sahabat pertama gembala dan lembu domba

lalu mengungsi karena kejaran penguasa cemburu

 

natalku kini…

replika kandang penuh warna

pohon natal plastik bertabur pernak pernik

terpasang disudut-sudut ruangan

berdiri megah di pelataran altar

ada di sudut-sudut jalan kota dan kampung

artistik, dilombakan…

 

Suasana pun selalu hampir sama:

pakaian baru

parcel yang selalu dinantikan

natal bersama kita-kita

tukar kado dengan harga receh yang disepakati

 

Keranjang ucapan natal dibungkus status di:

FB, WA, IG, Tiktok

 

Kapan natalku jadi natal nomaden:

natal yang turun

bersihkan palung hati dari amarah dan kebencian

buka hati cipta damai alirkan sukacita

buka pintu rumah terima pengungsi, sesama orang kecil

buka telapak tangan untuk berbagi

peduli rawat lingkungan

berkeliling sambil berbuat baik

 

Natalku, natal nomaden…

Posting Komentar

0 Komentar